( Melayani jasa konstruksi, permesinan, perpipaan, kebutuhan industri ... )

PENGELASAN DALAM PERKAPALAN - RANGKUMAN

 Jasa Kontraktor Bangun Rumah di Surabaya dan sekitarnya.RANGKUMAN

1. Dalam pelaksanaan pengelasan, peran supervisor las mengawasi persiapan awal sampai dengan hasil akhir dari kegiatan pengelasan.
Persiapan awal yang tidak tepat dan proses pengelasan yang salah akan menimbulkan kerusakan pada hasil sambungan las dan bahkan dapat menyebabkan kerusakan pada material induk

2. Ditinjau dari segi pengelasannya, proses pembangunan kapal dengan sistim blok mempunyai beberapa keuntungan dibanding dengan sistim seksi antara lain : - Waktu pembangunan dapat lebih singkat dan produktifitas lebih tinggi mengingat pekerjaan banyak yang dapat dilakukan dengan mesin las otomatis, - Sebagian besar pekerjaan
pengelasan dapat dikerjakan dengan posisi datar sehingga lebih cepat dan memudahkan pengelasan, 􀁥 Pekerjaan didalam dok atau diatas pelataran penyambungan kapal lebih singkat, sehingga fasilitas mesin las dapat dioperasikan dengan efektif, - Kontrol terhadap proses pembentukan dan teknik pengelasan dapat lebih mudah, - Dapat mengurangi pekerjaan las ditempat yang tinggi atau tempat yang sempit, sehingga lingkungan dan keselamatan juru las akan
lebih terjamin.

3. Besarnya kapal yang dibangun mempengaruhi tebalnya pelat yang digunakan sehingga proses pengisian kampuh las makin besar pula, untuk itu proses las semi otomatis GMAW atau FCAW sangat membantu dalam percepatan pengelasan.

4. Pada prinsipnya peraturan klasifikasi untuk las kapal mempunyai tujuan untuk mengatur penggunaan teknologi las pada pekerjaan konstruksi kapal secara efisien dalam arti dengan material yang minim didapat kekuatan yang maksimal.

5. Sesuai dengan peraturan tentang klasifikasi dan konstruksi, gambar kerja atau standart kerja yang berisi seluk beluk perencanaan dan tipe sambungan las harus disetujui Badan Klasifikasi, sebelum pekerjaan las dimulai.

6. Kapal terbuat dari penggabungan beberapa pelat yang disambung menjadi satu kesatuan dilengkapi dengan profil-profil sebagai penguatnya menjadi bentuk seksi. Selanjutnya bentuk seksi disambung lagi menjadi satu kesatuan berupa blok, kemudian digabung membentuk kesatuan kapal yang utuh. Penguatan kapal didapat dari profil baja berpenampang L, I, U dan H yang dipasang pada tempat - tempat pada jarak tertentu sesuai perencanaan dan perhitungan konstruksi kapal, selanjutnya disambung dengan cara pengelasan.


Selengkapnya tentang Kemajuan Teknologi Pengelasan dan tentang Pengertian Ilmu Logam dan Macam klik disini

ine

Komentar

Anda bisa membukanya disini, atau bisa juga menghubungi kami.